.

14 November 2008

ADA DIA DIANTARA CINTA KITA

Kasih.....
Engkau datang saat hatiku benar benar di cekam kesepian
Kau lantunkan puisi-puisi cintamu
Kasih.....
Hatiku tak jua beranjak tuk menyambutmu
Namun begitu sabar terus kau bisikan syair syair cinta itu
Kasih.....
Hingga aku mulai menyadari bahwa begitu indahnya syairmu itu
Pula aku mulai kagumi begitu mempesoanya kharisma dirimu
Kasih.....
Atas ama cinta kutempuh jarak da waktu
Kubawa asa bersama kembang cinta indah puisimu
Kasih....
Begitu indah taman hati yang kau persembahkan untukku
Begitu agungnya pancaran jiwa kesahajaa cintamu

Namun kasih.....
Mengapa tama bunga cita kita peuh duri duri tajam??
Megapa begitu cepat kau bangunkan cinta dari buaian mimpi
Namun kasih.....
Mengapa syair citamu tak lagi indah kudengar
engapa puisi cintamu akhirnya persembahkan duka

Kasih......
Lantunan syair cintamu kii bagai tiupan terompet perang sang hulubalang
Dri dalam tama cinta kini bagai pedang algojo yang siap memenggal jiwaku
Kasih.......
Perlahan misteri cintamu mulai terkuakkan
Seiring pula keindahan puisi cintamu mulai terkoyakkan
Kasih....
Mengapa harus ada benang benang merah di antara cinta kita
Mengapa harus ada dia di tengah taman bunga cinta kita
Kasih......
Haruskah kuputar haluan biduk cintaku
Haruskah kutinggalka pelabuhan cintamu da kembali ku berlayar tuk cari pelabuhan abadi
Kasih......
Ingin rasa hati menambatkan biduk cinta di pelabuhanmu
Tapi apa mugki pelabuhab itu kan menjadi milik diri selamanya


Puisi ini kubuat ketika aku masih ada di Jakarta
Ketika jiwa daam kebimbangan aka kepastian cinta

0 komentar:

.

 

Lay out | ewin_coga

egha_agustina