Dua minggu sudah aku bagai tertidur dalam duka
Segala ucap bak menyelimuti kebusukan luka
Aku memaki atas nama cinta
Aku membenci di atas kesucian Cinta
Aku mendendam pada perihnya dusta
Kini..diri terasa bagai baru terjaga
Sebuah tampara lembut meyapa dalam hampanya jiwa
Walau diri tak lagi bisa bangkit seketika
Meski hati tak mampu lagi tuk bermanja
Namun diri tak lagi memaki pada cinta
Kesucian sebuah cinta tak lagi bisa bercerita
Perihnya dusta taklagi berakar dalam dada
Kii ku tegakkan kepala menopang kebesaran jiwa
Ku tatap kepergia dusta tergantika asa
Biarlah kata cinta terucap tinggalkan satu cerita
Tana Toraja, 131108
14 November 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
Lay out
0 komentar:
Poskan Komentar